Judul: A meta-analytic evaluation of diversity training outcomes
Penulis/Peneliti: Zachary T. Kalinoski, Debra Steele-Johnson, Elizabeth J. Peyton, Keith A. Leas, Julie Steinke & Nathan A. Bowling
Publikasi: Journal of Organizational Behavior, J. Organiz. Behav. 34, 1076–1104 (2013)
ISU -ISU POKOK
- Terdapat sedikit bukti empiris yang menunjukkan kapan dan dalam kondisi apa pelatihan keragaman paling bermanfaat;
- Pandangan tentang dampak diferensial potensial dari pelatihan keragaman pada hasil berbasis afektif, kognitif dan berbasis keterampilan;
- Pelatihan keragaman menunjukkan hasil yang bermanfaat terhadap perubahan sikap (afektif), pengetahuan (kognitif), dan keterampilan, tetapi tidak konsisten;
- Hasil pelatihan yang paling umum dievaluasi dalam pelatihan keragaman adalah pelatihan yang berbasis afektif dengan hasil penelitian beragam.
METODOLOGI
- Pencarian literatur dengan kriteria artikel setelah tahun 1964, dan memanfaatkan mesin penelusuran terkenal, serta penggunaan artikel yang relevan;
- Penetapan kriteria untuk dimasukkan dalam meta-analisis, misalnya penelitian harus menyediakan beberapa jenis data numerik, pemanfaatan semua desain studi;
- Berdasarkan penelusuran dan penetapan kriteria tersebut diperoleh 65 artikel;
- Pengkodean meta-analisis (misalnya pengkodean variabel dependen, variabel moderator, variabel control, dan item lainnya).
TEMUAN KUNCI
- Pelatihan keragaman menunjukkan efek positif pada hasil berbasis afektif, berbasis kognitif, dan berbasis keterampilan;
- Pelatihan keragaman menunjukkan efek sedang hingga besar pada hasil berbasis kognitif dan keterampilan, dan hanya menunjukkan efek kecil hingga menengah pada hasil berbasis afektif;
- Pelatihan keragaman memiliki efek yang lebih besar secara signifikan pada efikasi diri peserta pelatihan dibandingkan pada sikap peserta pelatihan;
- Pelatihan keragaman yang memberikan kesempatan lebih besar untuk interaksi sosial menghasilkan efek yang lebih kuat pada hasil berbasis afektif;
- Pelatihan keragaman yang menggabungkan saling ketergantungan tugas memiliki efek yang lebih besar secara signifikan pada hasil berbasis afektif daripada ketika tidak ada saling ketergantungan tugas yang dimasukkan;
- Pelatihan keragaman termasuk fitur yang terkait dengan motivasi peserta pelatihan yang lebih tinggi memiliki efek yang lebih kuat pada hasil berbasis afektif;
- Terdapat efek signifikan untuk setiap variabel kontrol yang memoderasi efek pelatihan keragaman.
TELAAH TAMBAHAN
- Topik pelatihan keragaman masih relevan dengan kondisi saat ini karena keragaman suku, agama, ras dan budaya dalam organisasi terbukti dapat memicu konflik;
- Apabila dihubungkan dengan kasus di Indonesia, pelatihan keragaman mirip dengan kewajiban bagi aparatur sipil negara untuk memiliki kompetensi sosial kultural dalam bentuk sikap menghargai adat dan budaya yang beraneka ragam dimanapun berada. Dengan demikian, topik penelitian sesuai kondisi terkini dalam aspek lembaga pemerintahan;
- Hasil penelitian memberikan pertimbangan bagi organisasi dalam kurikulum pelatihan, dan memberikan masukan bagi para praktisi SDM dalam mengelola karyawan yang beragam latar belakang;
- Hasil penelitian akan lebih komprehensif apabila disertai studi kasus yang sesuai.
PERTANYAAN
Pelatihan keragaman dianggap penting untuk membangun sinergi dalam organisasi. Dalam praktiknya, individu tertentu dimungkinkan resisten terhadap program pelatihan tersebut karena individu dimaksud merasa tidak ada masalah dalam hal keragaman di tempat kerja. Bagaimana pandangan Saudara mengenai hal tersebut?
#Opini Pribadi